Jariyah Ilmu melalui Weblog: Manfaat Blog bagi Dosen atau Guru

Blog berasal dari kata web dan log, atau weblog. Dari kata website (situs web) dan log (catatan). Blog biasanya berisi serangkaian entri yang disusun dalam urutan kronologis terbalik (yang teratas adalah postingan terbaru). Konten blog juga sering diperbarui secara berkala dengan informasi baru tentang topik tertentu. Informasi dapat ditulis oleh pemilik situs, diperoleh dari situs web lain atau sumber lain, atau disumbangkan oleh pengguna.

Blog itu semacam diary online untuk merekam ide-ide personal atau kelompok. Blog bisa dikelola personal, atau bersifat kolaboratif dengan multi-contributor. Salah satu blog yang bersifat multi-contributor di antaranya alif.id yang menjadi kolaborasi kompleks dan terbuka (dengan syarat dan kriteria komunitas).



Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, marketing perusahaan, dan penyebaran ide atau paham. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang bersifat sebaliknya (non-interaktif).

Manfaat Blog bagi Dosen dan Guru

Pandemi COVID-19 cukup berdampak bagi dunia pendidikan. Pembelajaran mesti dilakukan secara daring. Dosen dan guru dipaksa membuat materi pembelajaran yang dapat diakses oleh peserta didik. Beberapa fungsi blog bagi dosen atau guru di antaranya:

1. Media online untuk memposting gagasan, ide atau artikel ringan

Melalui blog, dosen atau guru dapat menuangkan gagasannya. Karena blog itu milik sendiri, maka kontennya akan aman. Beberapa kasus, artikel yang dikirim ke media online mainstream, dalam jangka waktu tertentu di-take-down, tinggal judulnya saja tanpa ada konten yang bisa dibaca khalayak.

2. Menguplod Materi Perkuliahan agar bisa diakses publik

Melalui blog, dosen atau guru mengupload Materi Pembelajaran yang dapat diakses oleh publik, tidak saja oleh mahasiswa yang mengikuti kelas online (seperti Google Classrom atau e-Learning).

3. Menguplod Video Perkuliahan, Pengajian, dll.

Blog juga dapat berfungsi sebagai etalase YouTube bagi dosen atau guru yang sudah mempunyai Channel YouTube. Dosen atau guru bisa meng-embed (memasang link dan preview) video-video pembelajaran. Bagi dosen PTKI, yang juga berprofesei sebagai Da’i bisa juga menguplaod link-preview video-video pengajiannya. Dalam hal ini weblog dapat difungsikan sebagai etalase untuk memasang preview video.

4. Personal branding

Blog dapat menjadi alat membangun branding seorang dosen atau guru, agar menjadi lebih dikenal publik.

5. Dapat menjadi sumber penghasilan tambahan (bukan tujuan utama) 

Blog yang sudah memenuhi syarat tertentu dapat mengajukan ke Google AdSense sebagai penayang iklan. Tetapi ini bukan yang utama, karena ada manfaat ke-6 yaitu sebagai:

6. Jariyah Ilmu

Membuat blog yang menyajikan postingan-postingan yang bermanfaat dan diikuti oleh orang yang membacanya, akan menjadi jariyah ilmu.

Barangsiapa yang membuat sunnah hasanah dalam Islam maka dia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa yang membuat sunnah sayyi’ah dalam Islam maka ia akan mendapatkan dosa dan dosa orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun (HR Muslim).

Semoga bermanfaat.

0 Comments